Sumbar  

Ketua DPRD dan RSUD Padang Pariaman Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Katapiang

banner 120x600

 

Padang Pariaman, tbntimes.com – Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, bersama jajaran RSUD Padang Pariaman turun langsung menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana banjir di Jorong Banda Cino, Korang Taloa Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Rabu (3/12/2025).

Kehadiran unsur pimpinan daerah dan tenaga kesehatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang tengah berjuang memulihkan diri dari dampak bencana.

Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir telah merendam puluhan rumah warga, memutus akses antar jorong, serta menimbulkan risiko kesehatan yang meningkat, terutama bagi anak-anak dan lansia. Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk bergerak cepat memberikan bantuan, termasuk DPRD dan RSUD Padang Pariaman.

Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, serta dukungan layanan kesehatan bagi masyarakat yang mulai mengeluhkan gangguan kesehatan pascabanjir.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wali Nagari Katapiang, Alwis Jaya, yang menyambut positif kepedulian yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan ini. Warga kami memang membutuhkan dukungan, terutama ketika banjir mengganggu aktivitas dan kesehatan mereka. Bantuan ini sangat berarti untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Alwis Jaya.

Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, menekankan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memastikan bahwa pemerintah daerah benar-benar hadir dalam setiap situasi yang mempengaruhi kehidupan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa bencana banjir bukan hanya persoalan musiman, tetapi isu yang perlu ditangani secara komprehensif melalui percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir.

“Kami tidak ingin masyarakat menghadapi musibah yang sama dari tahun ke tahun. Selain bantuan jangka pendek, kami juga mendorong percepatan program penanggulangan banjir, termasuk normalisasi sungai dan penguatan sistem drainase.

Namun pada kondisi darurat seperti saat ini, kami wajib memastikan bahwa kebutuhan dasar warga terpenuhi,” kata Aprinaldi.

Ia menambahkan bahwa DPRD Padang Pariaman akan terus mengawal upaya pemerintah dalam memitigasi bencana serta memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah.

Sementara itu, Direktur RSUD Padang Pariaman, Syafrinawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan sejak pagi hari. RSUD bersama staf dan kepala bidang mengunjungi rumah-rumah warga yang terdampak.

“Kita langsung ke rumah-rumah yang terdampak. Semoga bantuan ini bisa meringankan sedikit beban korban bencana,” ujarnya.

“Kami melihat kondisi lingkungan yang lembap dan sanitasi yang menurun berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Karena itu, tim kami melakukan pemeriksaan langsung kepada warga, terutama anak-anak dan lansia yang lebih rentan. RSUD siap memberikan layanan lanjutan apabila ditemukan kasus yang memerlukan penanganan lebih intensif,” jelas Syafrinawati.

Kehadiran dua institusi ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar, yang selama beberapa hari terakhir merasakan langsung dampak banjir. Warga berharap perhatian pemerintah tidak hanya berhenti pada bantuan kali ini, tetapi juga berlanjut pada upaya nyata untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

Hingga saat ini, proses pendataan kerusakan dan kebutuhan warga masih terus dilakukan oleh pemerintah nagari bersama unsur kecamatan dan kabupaten. Upaya pemulihan lingkungan seperti pembersihan rumah dan fasum juga sedang berjalan dengan melibatkan warga setempat.

Aksi cepat pemerintah daerah melalui DPRD dan RSUD Padang Pariaman ini menjadi bukti bahwa penanganan bencana harus mengedepankan kolaborasi. Sinergi lembaga pemerintahan dan pelayanan publik menjadi kunci penting dalam mempercepat pemulihan dan memastikan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman.

Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah-langkah tanggap darurat jika terjadi peningkatan debit air di wilayah Batang Anai dan sekitarnya. (Ali)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *