Batam, tbntimes.com – Menjelang Natal dan Tahun baru (Nataru) 2025/2026, PT. ASDP Telaga Punggur Batam, memastikan akan menambah Kapal Ro-Ro untuk melayani Arus mudik dan arus balik ke semua tujuan baik tujuan ke Tanjung uban, Tanjung Buton dan Kuala Tungkal.
Hal ini diungkapkan oleh Andri S, selaku General Manager PT.ASDP Telaga Punggur Batam kepada media di ruang kerjanya, mengatakan “kami telah siap baik dari sisi sarana dan prasarana pelabuhan Telaga Punggur dan Pelabuhan Tanjung uban telah siap melaksanakan kegiatan posko angkutan Arus mudik dan arus balik Natal dan Tahun Baru 2025/2026, untuk lintasan Telaga Punggur – Tanjung uban kami siapkan lima kapal, dari sebelumnya empat kapal menjadi lima kapal. Kemudian lintasan Telaga Punggur- Tanjung Buton disiapkan dua kapal serta lintasan Telaga Punggur-Kuala Tungkal juga dua kapal. total Kapal beroperasi di Telaga Punggur sebanyak sembilan kapal,” ungkapnya. Sembilan kapal tersebut telah mencukupi kebutuhan angkutan tanpa penambahan armada. Untuk lintasan Mengkapan dan Kuala Tungkal, operasional dilakukan secara bergantian dengan sistem crossing harian satu kapal berangkat setiap hari. Jelasnya. Dalam mendukung pelayanan, saat ini kapal ASDP Batam juga telah menggunakan sistem pemesanan tiket secara online. Pemesanan akan dibuka melalui aplikasi resmi dengan kuota kendaraan, baik mobil maupun motor, yang disesuaikan dengan kapasitas masing-masing kapal. “Mengingat momen ini juga bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru, kami bersama stakeholder sepakat memprioritaskan angkutan penumpang serta angkutan logistik, khususnya sembako,” ujarnya. Terkait kendala pada sistem aplikasi, Andri.S memastikan bahwa server internal perusahaan dalam kondisi normal. Jika terdapat penumpang yang mengalami kesulitan mengakses aplikasi, kemungkinan disebabkan oleh jaringan internet penguna atau karena kuota kapal pada jadwal tersebut telah penuh. “Kuota angkutan tidak dibatasi secara spesifik antara motor, mobil, atau lori. Kapasitas dihitung secara campuran sesuai daya angkut kapal, sehingga ketika sudah penuh, tiket otomatis tidak bisa diakses,” tutupnya.
















