Padang Pariaman, tbntimes.com — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 73 Wali Nagari hasil Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Tahun 2026 di Hall IKK Parit Malintang, Rabu (26/8/2026).
Pelantikan dipimpin langsung Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dan menjadi tonggak dimulainya kepemimpinan baru di puluhan nagari. Para wali nagari yang dilantik diharapkan mampu mempercepat pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta menjawab kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat pemerintahan nagari.
Salah satu suasana penuh antusiasme terlihat usai pelantikan Wali Nagari Singguliang terpilih periode 2026–2034, Ahmad Rizki Pernanda.
Begitu keluar dari lokasi pelantikan, Ahmad Rizki Pernanda langsung disambut masyarakat Nagari Singguliang. Warga secara khusus menjemput wali nagari mereka di Simpang PLTA menggunakan kereta kencana, kemudian mengaraknya menuju Kantor Wali Nagari Singguliang.
Penyambutan tersebut berlangsung meriah. Kehadiran warga menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat menyambut pemimpin baru Nagari Singguliang untuk periode delapan tahun ke depan.
Sesampainya di kantor wali nagari, Ahmad Rizki Pernanda menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan serta menyambutnya dengan penuh kekeluargaan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Nagari Singguliang yang telah memberikan kepercayaan dan hari ini memberikan penyambutan yang luar biasa. Ini bukan hanya kebahagiaan bagi saya, tetapi juga merupakan amanah besar yang harus saya pertanggungjawabkan kepada masyarakat.”
Menurutnya, jabatan wali nagari bukanlah sebuah kebanggaan pribadi semata, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia mengajak seluruh masyarakat Singguliang untuk bersama-sama membangun nagari tanpa membedakan pilihan politik maupun dukungan pada saat Pilwana.
“Pilwana sudah selesai. Sekarang tidak ada lagi perbedaan pilihan. Mari kita bersatu membangun Nagari Singguliang. Saya ingin seluruh unsur masyarakat bersama-sama memberikan masukan, kritik dan saran agar pemerintahan nagari ke depan bisa berjalan lebih baik.”
Ahmad Rizki juga menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, pembangunan nagari tidak mungkin berjalan maksimal tanpa dukungan dan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah nagari, Badan Musyawarah Nagari, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda serta seluruh lapisan masyarakat.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintahan nagari membutuhkan kebersamaan. Mari kita kawal pembangunan secara bersama-sama dan manfaatkan setiap potensi yang dimiliki Nagari Singguliang untuk kesejahteraan masyarakat.”
Ia juga berharap kepercayaan yang diberikan masyarakat dapat dijawab dengan program kerja yang nyata, pelayanan yang lebih baik serta pemerintahan yang transparan dan terbuka.
Sementara itu, pelantikan 73 wali nagari oleh Bupati Padang Pariaman menjadi awal baru bagi pemerintahan nagari di daerah tersebut. Dengan berakhirnya tahapan Pilwana Serentak 2026, para wali nagari kini dihadapkan pada tugas yang jauh lebih besar, yakni membuktikan kepercayaan masyarakat melalui kinerja pemerintahan.
Pelantikan bukanlah akhir dari proses politik nagari, melainkan awal dari pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Di Nagari Singguliang, arak-arakan kereta kencana menjadi simbol penyambutan pemimpin baru. Namun setelah kemeriahan tersebut berakhir, masyarakat tentu menunggu bukti nyata dari kepemimpinan Ahmad Rizki Pernanda selama masa jabatan 2026–2034. (Ali)
















