Sumbar  

Pelatihan Berbasis Kompetensi Digelar, Bupati Padang Pariaman Tekankan Pelayanan Air Minum Harus Gercep

banner 120x600

Padang Pariaman, tbntimes.com – Perumda Air Minum Tirta Anai Kabupaten Padang Pariaman bersama Yayasan Pendidikan Tirta Dharma PAMSI menggelar Pelatihan Manajemen Air Minum Berbasis Kompetensi Tingkat Muda di Dempo Anailand, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Anai Aznil Mardin, serta Dewan Pengawas Perumda Tirta Anai M. Fadly. Pelatihan diikuti sebanyak 29 peserta yang merupakan karyawan angkatan 204.

Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Perumda Air Minum Tirta Anai. Pasalnya, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada kapasitas dan profesionalitas sumber daya manusia yang menjalankan pelayanan tersebut.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dalam arahannya meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan secara serius dan menyerap setiap materi yang diberikan para narasumber.

Ia menekankan agar kesempatan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan formalitas, melainkan benar-benar memberikan perubahan terhadap pola kerja dan kualitas pelayanan karyawan.

“Peserta harus mengikuti pelatihan ini semaksimal mungkin dan menerima materi dari narasumber sebaik-baiknya. Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini ada perubahan, terutama dalam meningkatkan profesionalisme karyawan di bidang pelayanan,” ujar John Kenedy Azis.

Menurutnya, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin tinggi. Karena itu, jajaran Perumda Air Minum Tirta Anai dituntut mampu bekerja lebih cepat, tepat dan responsif terhadap setiap persoalan yang dihadapi pelanggan.

“Harus gercep, gerak cepat. Jangan sampai masyarakat menunggu terlalu lama ketika ada persoalan pelayanan. Karyawan harus mampu memberikan respons dan solusi dengan cepat, namun tetap sesuai dengan aturan dan standar pelayanan,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa perusahaan daerah yang bergerak di sektor pelayanan publik memiliki tanggung jawab besar karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Profesionalisme karyawan, menurutnya, harus tercermin dalam cara memberikan pelayanan, menangani keluhan hingga menyelesaikan persoalan teknis di lapangan.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Anai Aznil Mardin mengatakan pelatihan! tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar semakin kompeten dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari peningkatan sumber daya manusia agar lebih berkompeten. Kita ingin karyawan tidak hanya memahami pekerjaan secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan manajemen dan pelayanan yang semakin baik,” kata Aznil Mardin.

Ia menjelaskan, peningkatan kompetensi karyawan menjadi kebutuhan penting bagi Perumda Air Minum Tirta Anai dalam menghadapi tuntutan pelayanan yang terus berkembang.

Menurut Aznil, karyawan merupakan salah satu kekuatan utama perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kompetensi itu harus terus ditingkatkan. Apa yang diperoleh peserta selama pelatihan nantinya diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Aznil menambahkan, pihaknya berharap para peserta mampu membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ke lingkungan kerja masing-masing.

Dengan demikian, pelatihan tidak berhenti pada sertifikat atau selesainya kegiatan, tetapi menghasilkan perubahan nyata dalam budaya kerja, profesionalisme, kecepatan merespons persoalan serta kualitas pelayanan Perumda Air Minum Tirta Anai kepada masyarakat.

“Harapan kita, setelah pelatihan ini ada peningkatan kinerja. Karyawan semakin profesional, semakin responsif dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” pungkasnya.

Pelatihan tersebut( sekaligus menjadi momentum bagi Perumda Air Minum Tirta Anai untuk memperkuat kualitas internal perusahaan. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan air bersih yang cepat dan andal, kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penentu apakah pelayanan publik benar-benar mampu menjawab kebutuhan pelanggan. (Ali)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *