Bentuk Kekecewaan Masyarakat Pada Acara Debat Kandidat Bupati Wakil Bupati Kab Padang Pariaman Di Padang TV Malam Minggu 9 Nov 2024

banner 120x600

 

Padang Pariaman, tbntimes.com – Masyarakat pendukung masing masing paslon sangat kecewa pada acara debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati di Padang TV Sabtu malam 9 Nov 2024. Pasalnya ketidak sanggupan KPU Padang Pariaman dengan IO nya untuk mengadakan di Padang Pariaman. Tampak yang hadir pada acara debat kandidat Plt Bupati Padang pariaman Drs Rahmang MM, Ketua DPRD Afrinaldi beserta para Ketua Partai pengusung dari kedua calon Bupati dan Wakil Bupati. Dari pasangan Suhatri Bur SE MM Yosdianto Spd MM dari nomor urut 01. M Asbi ketua partai PPP Afrinaldi dari partai PAN yang didampingi beberapa anggota Dewan yang duduk di kursi DPRD saat sekarang ini. Sedangkan bentuk kekecewaan ini bukan saja datang dari masyarakat pendukung masing masing calon saja namun Media yang terundang juga merasakan kecewa, dikarenakan untuk peliputan dari media yang datang tidak bisa meng akses secara langsung melainkan lewat layar TV yang sengaja dipasang pada lantai I yakni lantai bawah, sedangkan ruangan yang dipakai untuk acara debat pada lantai II yang ruanganya bisa berkapasitas 50 orang paling banyak.

Kekecewaan ini dilontarkan oleh tokoh rantau yang sengaja pulang kampung ingin menyaksikan secara lansung debat yang diprakarsai KPU  dan merupakan tahapan pilkada dari KPU Kab Padang Pariaman . Tokoh rantau ingin sekali melihat sejauh mana tingkat populeritas masing masing kandidat dalam lobian dengan programnya untuk membawa Kab padang pariaman lebih jauh lebih maju dari ketinggalan dari daerah lain, masing-masing kandidat untuk mempromosikan dirinya supaya. Kami sengaja untuk datang pada hari ini ingin sekali menyaksikan debat ini nyatanya kami tidak dapat tempat dan tidak di ijinkan masuk kedalam, jangankan kedalam ruang debat,masuk pekarangan saja kami sudah dihadang oleh petugas, ases apa yang bisa kami manfaatkan sedangkan layar monitor saja tidak terpasang untuk pengunjung diluar. Ini sangat diluar dugaan kami kata dari salah seorang tokoh rantau.Tidak ada alasan bagi KPU untuk mengadakan Debat ini agar di Wilayah Padang Pariaman, apakah di padang pariaman tidak ada tempat /fasilitas memadai, selama ini ajak debat selalu di adakan di Aula IKK justru sekarang kok diadakan di luar.Kami ingin mepertanyakan ke pihak KPU dan IO nya Padang TV. Kalau KPU beralasan keamanan apakah pihak kepolisian tidak bisa menjamin jalanya Demokrasi di wilayah hukum nya. Jadi ini adalah ajang debat yang publik bisa dapat menyaksikan secara langsung.

Awak media yang ikut di undang untuk peliputan juga sangat menyayangkan sekali karena dasilitas lokasi Debat calon Bupati dan Wakil Bupati Kab Padang Pariaman yang dilaksanakan di Padang TV.
Saya Ali Warman dan beberapa orang kawan kawan Media lain yang tergabung di Forum Wartawan Parlemen (FWP) Kab Padang Pariaman yang ikut datang dilokasi, Kami hanya di perbolehkan sampai lantai I saja, sedangkan lokasi debat dilantai II, kami tidak diperbolehkan untuk menuju lantai II. Dilantai satu kami tidak bisa dan tidak nyaman untuk memonitor acara debat dengan jelas dikarenakan pada layar tv yang kami tonton layaknya nobar sepak bola. Layar Tv yang terpasang juga di depan jalan tempat orang lalu lalang ke wc, yang mana tiap sebentar pengunjung keluar dan masuk wc.

Masyarakat menilai KPU Padang pariaman tidak siap untuk mengadakan acara debat yang mana acara debat ini adalah termasuk dalam tahapan pilkada.Masyarakat juga menilai KPU Padang Pariaman secara kasat mata gagal dengan Sloganya yang dicanangkanya Pilkada Badunsanak atau Pilkada Damai.
Dengan alasan jaminan keamanan semata sehingga KPU menunjuk IO nya Padang TV untuk pelaksana debat publik tersebut.

Masyarakat berharap banyak untuk acara debat selanjutnya yang akan datang agar pelaksanaanya di wilayah Padang Pariaman. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *