Padang Pariaman, tbntimes.com – Kritik Penggunaan Anggaran dan Profesionalisme oleh Mahasiswa terjadi di Padang Pariaman, pada tanggal 15 November 2024, Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Padang Pariaman (GEMPAR) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Pariaman, Sumatera Barat. Aksi ini merupakan bentuk protes mereka terhadap KPU Padang Pariaman yang dianggap tidak profesional dalam penyelenggaraan pemilihan umum serta dinilai kurang transparan dalam penggunaan anggaran yang mencapai puluhan miliar rupiah.
Para mahasiswa membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan mereka agar KPU Padang Pariaman memperbaiki kinerja dan meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan proses demokrasi. Mereka menilai ada indikasi ketidaksiapan dan ketidaktepatan dalam pelaksanaan pemilu di daerah tersebut, yang berdampak pada hak pilih masyarakat.
Menurut perwakilan GEMPAR, anggaran yang digunakan KPU Padang Pariaman seharusnya dikelola dengan efektif dan akuntabel agar dapat mewujudkan pemilu yang bersih, jujur, dan adil. “Kami melihat adanya anggaran besar yang tidak diimbangi dengan kinerja yang memadai. KPU harus menjelaskan kepada publik bagaimana dana tersebut digunakan,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.
Massa aksi juga mendesak pihak KPU untuk lebih terbuka dan transparan dalam menyampaikan laporan penggunaan anggaran pemilu. GEMPAR menuntut KPU Padang Pariaman segera melakukan perbaikan di beberapa aspek penyelenggaraan pemilu, seperti penyediaan logistik dan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat.
Sementara itu, pihak KPU Padang Pariaman belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa GEMPAR dalam aksi demonstrasi ini. Aksi berjalan damai, dan mahasiswa berharap tuntutan mereka segera ditindaklanjuti demi terwujudnya pesta demokrasi yang lebih baik di masa mendatang. (Ali)
















