Sumbar  

Respons Cepat Dinkes Padang Pariaman, Penanganan Dugaan Demam Tifoid di MAN IC Diperkuat

banner 120x600

 

Padang Pariaman, tbntimes.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman terus melakukan tindak lanjut terhadap peningkatan kasus dugaan demam tifoid yang sebelumnya dialami sejumlah siswa dan siswi MAN Insan Cendekia (MAN IC) Padang Pariaman. Sebagai bentuk komitmen dalam penanggulangan dan pencegahan kejadian serupa, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Dr. dr. Engga Lift Irwanto, Sp.OG (K), SH, MH, S.Ak, MM, MAP, MKM, M.Kes, bersama jajaran mengunjungi MAN IC Padang Pariaman untuk melakukan pendampingan dan memperkuat upaya penanggulangan kasus.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan langkah-langkah penanganan dan pencegahan berjalan dengan baik, sekaligus memperkuat koordinasi antara Dinas Kesehatan, pihak sekolah, dan tenaga kesehatan. Pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya pengawasan terhadap faktor-faktor risiko yang berpotensi memengaruhi kesehatan siswa, terutama yang berkaitan dengan keamanan makanan, kualitas air minum, serta penerapan higiene dan sanitasi lingkungan sekolah.

Berdasarkan informasi terkini, seluruh siswa dan siswi yang sebelumnya mengalami sakit telah dinyatakan sembuh. Para siswa dan siswi tersebut direncanakan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar pada 12 Oktober 2026. Kembalinya siswa ke sekolah diharapkan dapat berlangsung dengan baik, disertai pemantauan kesehatan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh Tempat Pengolahan Makanan (TPM) yang menyediakan makanan bagi siswa dan siswi MAN IC. Pengawasan juga mencakup depot air minum yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air minum siswa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa makanan dan air minum yang dikonsumsi memenuhi persyaratan higiene sanitasi serta meminimalkan risiko kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan.

Selain pengawasan, pengelola makanan dan pihak sekolah perlu memastikan seluruh proses penyediaan makanan dilaksanakan secara higienis, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian. Kualitas sumber air, kebersihan peralatan, kondisi dapur, serta perilaku penjamah makanan juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan secara berkelanjutan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman mengajak pihak sekolah, pengelola katering, penyedia air minum, orang tua, dan seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menjaga kesehatan lingkungan serta mendukung upaya pencegahan. Pengawasan dan pemantauan akan menjadi bagian penting dalam memastikan lingkungan pendidikan tetap aman dan sehat bagi seluruh siswa.

Saran dan Himbauan

1. Bagi pihak sekolah

Memastikan kebersihan ruang kelas, asrama, toilet, ruang makan, dan fasilitas cuci tangan. Melakukan pemantauan kesehatan siswa secara rutin, terutama setelah kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung. Dan segera berkoordinasi dengan Puskesmas atau Dinas Kesehatan apabila ditemukan siswa yang mengalami demam, sakit perut, mual, muntah, diare, atau keluhan kesehatan lainnya.

2. Bagi pengelola katering dan Tempat Pengolahan Makanan

Menerapkan higiene sanitasi secara konsisten dalam seluruh proses pengolahan dan penyajian makanan, Menggunakan bahan pangan dan air yang memenuhi persyaratan kesehatan, Dan menjaga kebersihan dapur, peralatan, tempat pencucian, serta tempat penyimpanan bahan dan makanan. Serta memastikan penjamah makanan menjaga kebersihan diri dan mencuci tangan sebelum mengolah atau menyajikan makanan.

3. Bagi penyedia depot air minum

Memastikan sumber air, proses pengolahan, peralatan, wadah, dan distribusi air minum memenuhi persyaratan higiene sanitasi. Mendukung pemeriksaan dan pengawasan kualitas air sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bagi siswa dan siswi

Membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum makan serta setelah menggunakan toilet. Mengonsumsi makanan dan minuman yang terjamin kebersihannya. Dan Tidak berbagi alat makan dan minum yang belum dibersihkan dengan baik. Segera melapor kepada guru, pengelola asrama, atau petugas kesehatan apabila merasa sakit.

5. Bagi orang tua

Memastikan anak dalam kondisi sehat sebelum kembali mengikuti kegiatan sekolah. Menginformasikan kepada pihak sekolah apabila anak mengalami keluhan kesehatan. Mengikuti arahan tenaga kesehatan apabila diperlukan pemeriksaan atau tindak lanjut medis.

Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi. Apabila muncul kembali gejala pada siswa, segera lakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan agar penanganan dapat diberikan sedini mungkin. ***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *